| Subcribe via RSS

Browse > Home / Tampilkan postingan dengan label FIQIH. Tampilkan semua postingan

SAHURNYA ORANG BERPUASA

Sabtu, 07 Agustus 2010 | No Comments | Posted in ,

sahur puasa
HIKMAH SAHUR
Alloh mewajibkan puasa kepada kita sebagaimana telah mewajibkannya kepada orang-orang sebelum kita dari kalangan Ahlul Kitab. Alloh berfirman :
ياأايها الذين ءامنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون                                                                           
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS.Al-Baqarah :183)
Waktu dan hukumnya pun sesuai dengan apa yang diwajibkan pada Ahlul Kitab, yakni tidak boleh makan dan minum dan menikah (jima’) setelah tidur. Yaitu jika salah seorang dari mereka tidur, tidak boleh makan hingga malam selanjutnya, demikian pula diwajibkan atas kaum muslimin sebagaimana telah kami terangkan dimuka (1) karena dihapus hukum tersebut. Rasulullah menyuruh makan sahur sebagai pembeda antara puasa kita dengan puasanya Ahlul Kitab.
Dari Amr bin ‘Ash, Rosulullah bersabda:
فصل ما بـيـن صيامنا وصيام أهل الكتاب أكلة السحر
“Pembeda antara puasa kita dengan puasanya ahli kitab adalah makan sahur.” (2)

Browse > Home / Tampilkan postingan dengan label FIQIH. Tampilkan semua postingan

FIDYAH DAN KAFFAROH PUASA

Rabu, 04 Agustus 2010 | No Comments | Posted in ,

Fidyah puasa
Kita sering mendengar istilah fidyah, kaffaroh, tebusan ,dam dan yang semacamnya. namun, secara rinci kita banyak mendapatkan kendala dalam memahami maksud dan hukum-hukum yang berkaitan dengan istilah-istilah tersebut

Dalam kesempatan ini kita akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan fidyah; definisi, pembagian, macam-macam, hukum, dan yang lainnya, khususnya yang berkaitan dengan ibadah puasa.

Ayat yang pertama kali turun berkaitan dengan ibadah puasa di bulan Romadhon adalah firman Alloh Azza wa Jalla:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu kamu berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebaikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. “ (QS. al-Baqarah [2]: 183-184)

Browse > Home / Tampilkan postingan dengan label FIQIH. Tampilkan semua postingan

BERDASAR HISAB ATAUKAH RU'YAH ?

Ru'yah Hilal
Oleh: Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as Sidawi

Sungguh, kaum muslimin sangat resah ketika mereka harus mengawali ibadah puasa Ramadhon atau berhari raya di hari yang berbeda dengan saudaranya. Terlebih bulan Ramadhan dan Syawal adalah saat yang tepat bagi kaum muslimin untuk menyatukan hati. Shalat tarawih berjama’ah,zakat fitrah, halaqoh-halaqoh kajian, shlat Idul Fitri di lapangan akan semakin bermakna jika dikerjakan secara bersamaan.

Perbedaan penentuan tanggal satu hijriah adalah polemic yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Sekalipun sudah banyak tokoh mencoba menghibur kaum muslmin bahwa perbedaan itu merupakan rahmat (1), namun kenyataannya di lapangan timbul kepiluan missal yang mengarah kepada perpecahan (2).

Bila kita telusuri, ternyata salah satu sumbernya adalah perbedaan cara penentuan awal bulan di kalangan ormas-ormas Islam. Sebagian berdasar ru’yah (melihat hilal) dan sebagian lagi bersandarkan hisab (ilmu hitung posisi bulan).